Pembahasan APBD 2010 Hasil Evaluasi Gubernur Semakin Tidak Jelas

MAJALENGKA–Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat Majalengka sepertinya harus bersabar untuk dapat menggunakan dan menikmati APBD 2010 Kab. Majalengka. Pasalnya, hingga hari kelima sejak hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Raperda APBD 2010 diterima DPRD belum ada tanda-tanda dibahas oleh Dewan. Padahal berdasarkan data dari sekretariat DPRD, Dewan sudah menjadwalkan kegiatan pembahasan itu mulai tanggal 27 Januari sampai dengan 4 Pebruari 2010.

Wakil Ketua DPRD Majalengka, Nasir, S.Ag., membenarkan kalau Badan Anggaran Dewan belum membahas penyempurnaan APBD 2010 ini. Namun demikian Nasir menolak jika pihak dewan dikatakan menghambat penetapan hasil evaluasi ini. Dikatakannya, hasil rapat Badan Anggaran Dewan internal pada tanggal 27 Januari dan 1 Pebruari telah memutuskan untuk menunda pembahasan penyempurnaan APBD 2010 sebelum dokumen Rancangan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD 2010 diserahkan kepada dewan.”dokumen yang dievaluasi gubenrur itu ada dua, Raperda APBD dan Raperbup tentang penjabaran APBD, bagaimana kami dapat membahas poin-poin yang disoroti oleh gubernur jika Raperbupnya belum kami terima”,jelasnya.

Lebih lanjut Nasir mengatakan, Rancangan Bupati tentang Penjabaran APBD adalah dokumen yang menjelaskan lebih rinci tentang isi APBD. Tentunya secara normatif, pos-pos anggaran yang ada dalam Raperbup harus sesuai dengan dokumen APBD yang telah ditetapkan oleh Dewan.”Kami tidak bermaksud membahas atau bahkan ingin menyempurnakan isi Raprebup, karena kami paham Raperbup adalah murni produk Bupati. Kami hanya ingin memastikan bahwa isi Raperbup itu selaras dengan dokumen APBD”, tandas Ketua DPC PKB Majalengka ini.

Terkait dengan limit waktu yang tersedia untuk menyempurnakan APBD ini, Nasir menjelaskan, waktu untuk membahas masalah ini adalah 7 hari kerja sejak hasil evaluasi gubernur diterima oleh Dewan. Hasil Evaluasi diterima Dewan pada hari Selasa tanggal 26 Januari, sehingga punya waktu sampai hari kamis tanggal 4 Pebruari 2010. Sesuai dengan aturan, jika sampai dengan 7 hari belum ada penyempurnaan maka Gubernur dapat membatalkan APBD 2010 ini. “Sesuai dengan jadwal kegiatan DPRD, kami pimpinan dan Anggota Badan Anggaran setiap hari selalu stand by menunggu dokumen Raperbup agar kami dapat segera membahas penyempurnaan APBD, namun sampai saat ini dokumen tersebut belum juga kami terima. Jadi kira-kira pihak mana yang menghambat penetapan APBD 2010 ini?” katanya sambil tersenyum kecut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: