DPC PKB Majalengka Ikut Lepas Delegasi PCNU Ke Muktamar NU Makassar

Sukahaji Majalengka–PCNU Kabupaten Majalengka sore tadi Ahad (20/3) secara resmi memberangkatkan delegasinya untuk mengikuti Muktamar NU ke-32 di Makassar. Acara pelepasan dilakukan di sekerariat PCNU Majalengka jalan Raya Majalengka-Rajagaluh KM 13 Cikalong Sukahaji. Selain para delegasi dan beberapa orang pengurus PCNU, hadir pula pada kesempatan tersebut Jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Majalengka, antara lain Ketua Dewan Tanfidz Nasir, S.Ag., Sekretaris Dewan Syura K. Qosim Mubarok, S.Ag., Sekretaris Tanfidz Drs. Abdul Muin, Wakil sekretaris tanfidz Zainal Abidin.

Delegasi PCNU Majalengka yang berangkat ke Makassar sendiri sebanyak 11 (sebelas) orang, yaitu : KH. Ahmad Banani (Rois syuriyah), KH. Sirojuddin Abbas (wakil Rois), KH. Uban Subana (wakil rois), K.M. Yusuf Karim (Katib), KH. Hasan Ajhuri (wakil Katib), Drs. Dedi Mulyadi, MM. (sekretaris), Drs. Iwan Bulyawan (wakil Ketua), Drs. Anwaruddin (bendahara), Drs. Sholehuddin, MA. (wakil sekretaris), K. Harun Bajuri (Rois Syuriyah MWCNU Rajagaluh), dan K. Didi Bashori (wakil Sekretaris).

Sementara itu, ketua PCNU Majalengka Drs. Saefullah, Ph.B, tidak dapat mengikuti kegiatan satu pekan di Makassar. Beliau sampai saat ini masih dalam tahap pemulihan pasca sakit strokenya satu bulan yang lalu.

Ketua delegasi, KH. Hasan Ajhuri, menyebutkan keberangkatan PCNU Majalengka ke Makassar bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk ikut serta memperjuangkan nasib NU lima tahun ke depan. Oleh karenanya, lanjut Kang Hasan demikian biasa dia dipanggil, pihaknya akan secara maksimal mengikuti kegiatan Muktamar secara penuh dan sungguh-sungguh.

“Setidaknya ada dua hal yang akan kami perjuangkan, pertama meneguhkan kembali NU pada khitah 1926 tetapi tanpa mengesampingkan partai politik yang pernah dilahirkan NU. Di sini tentunya kami sepakat dengan para masyayikh NU agar NU bisa memfasilitasi rekonsiliasi PKB.” katanya.

Sedangkan hal yang kedua, lanjutnya, adalah tugas mensukseskan kader NU Jawa Barat untuk menjadi Ketua Umum PBNU, yakni Prof. DR. KH. Said Aqil Siraj. “Tugas mensukseskan beliau bukan semata-mata karena beliau adalah orang Cirebon, tetapi karena kami memandang beliau sudah layak untuk menjadi ketua umum PBNU. Keilmuan, nasab kekiyaian, latar belakang pesantren, hubungan dengan semua kalangan, dan pengalaman luar negerinya sudah mumpuni”, tegas wakil katib syuriyah ini.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Majalengka Nasir, S.Ag., saat ikut melepas rombongan, turut menyampaikan selamat jalan dan do’a semoga rombongan selamat sampai tujuan dan dapat mengikuti kegiatan muktamar dengan sungguh-sungguh. Menurut mantan Ketua PMII Sidoarjo ini, Muktamar NU kali ini merupakan momen strategis untuk mengevaluasi kinerja NU dalam kehidupan beragama, berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

“Khusus berkenaan dengan hubungan NU dan PKB, mohon disampaikan kepada saudara-saudara kami di muktamar, PKB tetap berkhidmat untuk NU dan selamanya akan menjadi jalan politik NU, setidaknya kondisi seperti itu sudah dibuktikan oleh PKB dan NU Kabupaten Majalengka,” ungkap wakil ketua DPRD Majalengka ini.

Muktamar NU ke-32 sebagaimana direncanakan akan berlangsung pada 22-28 Maret 2010. Acara pembukaan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: