Pesantren Babakan Ciwaringin Luncurkan ‘Mushaf Babakan’

Cirebon, Dalam rangka membumikan serta menjaga ajaran, nilai-nilai, sekaligus memasyarakatkan Al-Qur’an di masyarakat, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, yang diprakarsai oleh Yayasan al-Biruni bekerjasama dengan MHS (Madrasah al-Hikamus Salafiyah), BISMIKA, dan KSS (Komunitas Seniman Santri) meluncurkan manuskrip mushaf Al-Qur’an yang ditulis oleh santri, alumni dan masyarakat Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Sabtu (18/12).

Penulisan manuskrip ini merupakan  bagian dari mushaf-mushaf yang pernah ditulis sebelumnya, seperti Mushaf Istiqlal (1991) memperingatan 50 tahun Indonesia (1995), Mushaf Wonosobo (1995), Mushaf Sundawi (1997), Mushaf Hj. Fathimah Soeharto (2000), Mushaf Jakarta (2002), Mushaf Kalimantan Barat (2003), dan Mushaf Banten (2010), namun dengan sedikit perbedaan.

Berbeda dengan mushaf-mushaf sebelumnya, mushaf ini ditulis di Babakan oleh keluarga dan Alumni Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon yang memiliki kompetensi dan kreatifitas. Dalam penulisannya, Mushaf Babakan mengacu pada penulisan Mushaf Standar Indonesia dengan menggunakan rassam Ustmani. 

Sementara dalam pengambilan design iluminasi, Mushaf Babakan akan mengambil hiasan khas floral, batik dan ornamen yang mencirikan etnik dan budaya di wilayah Cirebon, seperti; ornamen situs bangunan sekitar pesantren, Batik Kebon Gedang, Corak Mega mendung, dan Batik Trusmi. 

Perpaduan dari berbagai ragam corak tersebut akan menjadikan satu nilai estetika yang bernilai historical dan etnikal tersendiri. Tehnis penempatan berbagai corak tersebut nanti akan dibagi dalam setiap juz dengan corak tertentu yang berbeda dengan juz lainnya, dan akan disatukan dalam paduan ragam corak dalam satu halaman perwajahan Ummul Mushaf.

Agar menambah nilai berkah dalam penulisan mushaf ini, para penulis, masyayikh dan santri-santri di pondok pesantren  Babakan Ciwaringin, sebelum dan selama masa penulisan akan melakuakan doa bersama, berziarah ke makam para wali, ulama dan kiai. 

Menurut KH Affandi Mochtar, pemrakarsa juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, bahwa tujuan penulisan manuskrip ini sebagai khidmah atas kemuliaan, keagungan, keistimewaan, dan kesucian al-Qur’an. Tujuannya agar masyarakat semakin tekun, rajin, dan bersemangat mempelajari al-Quran dari berbagai aspeknya. 

Di samping itu, karena ia ditulis oleh alumni, santri, dan masyarakat Babakan, penulisan manuskrip Mushaf Babakan ini merupakan bagian dari khidmah terhadap kebesaran dan kejayaan pondok pesantren Babakan Ciwaringin yang sudah sekian abad mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.  

Penulisan Manuskrip Mushaf Babakan ini (masternya berukuran 65 x 85 cm) akan dimulai pada bulan Muharram 1432 H yang bertepatan pada bulan Desember 2010, dan insya Allah akan memakan waktu sedikitnya tiga tahun. Selanjutnya nanti akan dicetak dan diedarkan dengan berbagai ukuran sesuai kebutuhan untuk kalangan santri, penghafal dan masyarakat luas.  

Ketua pelaksana program ini, Sa’dullah Affandi mengatakan, Mushaf Babakan ini akan menjadi bagian dari sumbangan Indonesia kepada Dunia. 

“Sengaja momentum kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati tahun baru hijriyyah dan pembukaan tahun baru masehi. Dengan peluncuran penulisan manuskrip al-Quran ini, diharapkan pada pembukaan tahun ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya sesuai ajaran dan niali-nilai yang diajarkan Al-Qur’an,” katanya. (mal) sumber : NU Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: