Mahasiswa Al-Azhar Patahkan Klaim PKS Bantu Revolusi Mesir

Jakarta--Sekjen PKS Anis Matta mengklaim kalau kadernya membantu perjuangan revolusi rakyat Mesir. Anis, yang juga Wakil Ketua DPR menyebut ada 600 kadernya bertahan dan membantu menyediakan logistik. Namun klaim Anis itu dipatahkan.

“Itu tidak benar, tidak ada warga Indonesia yang membantu menyediakan makanan bagi demonstran,” kata Mahasiswa S2 Al-Azhar, Samsul Ardika, Sabtu (5/2).

Samsul yang mengambil jurusan Ushuludin dan sudah 2 tahun di Kairo ini menjelaskan, sangat riskan bagi warga negara asing ikut membantu atau sekedar menyediakan makanan.

“Mendekati demonstran saja tidak boleh. Jadi tidak logis itu pernyataannya,” terang Samsul seperti dilansir situs detik.com.
Samsul kini membantu KBRI dalam mengevakuasi sejumlah WNI yang berada di luar kota Kairo. Dia menambahkan, warga asing akan sulit untuk membantu atau mendekati pengunjuk rasa di Lapangan Tahrir karena adanya militer.

“Begini ya, pejabat KBRI saja mau membawakan makanan untuk dibawa ke kantor untuk kebutuhan sehari-hari diperiksa ketat. Bagaimana kalau membawa untuk demonstran? Bisa ditembak,” tambahnya.

Samsul menambahkan, kini WNI umumnya berdiam di rumah, sesuai imbauan KBRI dan bagi yang mau segera dievakuasi. “Setahu saya kader PKS banyak juga yang sudah pulang ke Indonesia,” tutupnya.(ndr/lh/detik.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: