Jelang Rakernas, Pagar Nusa Majalengka Gelar Pertemuan

Majalengka,  Sebagai upaya konsolidasi untuk membangkitkan Seni Bela Diri “Pagar Nusa” di kabupaten Majalengka, PC IPSI Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Cabang Majalengka menggelar pertemuan di Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Jumat (4/3).

Acara yang diikuti oleh 30 orang peserta ini dihadiri pula oleh pengurus cabang Pagar Nusa kab. Majalengka, Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa dari tiap kecamatan,
Satkorcab Banser Kab. Majalengka, KH. Maman Imanulhaq Faqieh selaku pengasuh pesantren Al-Mizan, dan M Zaenal Muhyidin selaku Ketua Yayasan Al-Mizan.

Acara ini dimulai sejak jam 14.00 Wib. dimana terlebih dahulu ditampilkan seni bela diri Barisan Santri Takut Alloh (BASTOH) dan seni debus dari santri-santri Al-Mizan. 

Maman Rais yang didampingi Shiddiq, masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris IPSI Majalengka menyampaikan, “bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pertama kalinya bagi Pagar Nusa di kabupaten Majalengka”. Ia berharap bukan pertama dan terakhir. 

Rais juga menceritakan  bagaimana ia menjadi pengurus Pagar Nusa. Menurutnya, “selepas Konfercab NU di Rajagaluh, dimana dirinya menjadi salahsatu utusan dari MWC Cikijing, dia diamanahi oleh PCNU Majalengka untuk membenahi Pagar Nusa di Majalengka. Karena ini perintah dan amanah NU maka ia laksanakan”, jelasnya.

Untuk itu, Rais mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk membangkitkan Seni Bela Diri Pagar Nusa di kabupaten Majalengka. “Yang hadir ini merupakan utusan dari MWC NU se Kab. Majalengka maka secara otomotais bapak-bapak ini menjadi tanjeur bagi terbentuknhya pengurus Pagar Nusa di masing-masing kecamatan”, katanya. 

Ditambahakannya, pagar Nusa tidak merubah perguruan-perguruan silat yang ada di masyarakat. Justru pagar nusa ini menjadi payung bagi perguruan-perguruan silat. Untuk itu, bila ada perguruan-perguruan silat di daerah maka sapalah mereka ajak mereka untuk masuk ke pagar nusa dengan tetap memakai baju perguruannya. “Pagar nusa hanya menempelkan label didalamnya”, jelas Rais. 


Selain itu, menurut lelaki asal desa Cibanjarsari, Cikijing, kegiatan ini merupakan persiapan diadakannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pagar Nusa di Bandung. Dimana dalam Rakernas ini akan dihadiri oleh seluruh pengurus cabang seluruh Indonesia termasuk Majalengka. Untuk itu kita sebagai orang Jawa Barat harus mensukseskannya. 

Ditempat terpisah Pengasuh Pesantren Al-Mizan, KH. Maman Imanulhaq Faqieh menyambut baik dengan diadakannya kegiatan ini. Menurutnya, “selain untuk syiar NU juga untuk menegaskan bahwa Pagar Nusa adalah bagian dari NU. Untuk itu sebagai Badan otonom NU, pagar nusa harus segaris dan seperjuangan dengan NU sebagai pengawal dan pengamal Islam Ahlussuunah Waljamaah yang Rahmatan Lil alamiin di Majalengka”. 

Bahkan, menurut kang Maman, “pagar Nusa harus ada di garda terdepan dalam memperjuangkan dan mempertahankan Islam aswaja dan NKRI”.  

Sedangkan kang Zaenal Muhyidin selaku Ketua Yaysan Al-Mizan menyampaikan, “bahwa Al-Mizan ini terbuka bagi siapapun untuk bekerjasama. Siapapun boleh datang dan mengadakan kegiatan di Al-Mizan terlebih bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama. Apa yang ada di Al-Mizan ini silahkan manfaatkan. Di sini ada laboratorium komputer dan internet 24 jam. Silahkan pagar nusa manfaatkannya untuk belajar ICT. Pagar Nusa juga harus bisa ICT. Jangan ketinggalan”, katanya. (znl/NU Online)

2 Responses to Jelang Rakernas, Pagar Nusa Majalengka Gelar Pertemuan

  1. selamat deh buat rekan2 Pagar Nusa

  2. Anonymous says:

    Moga sukses slalu…n jd yg berguna bagi masyarakat luas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: