Muhaimin Janji Tambah Program Padat Karya

SLEMAN – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar berjanji mengusahakan tambahan paket program padat karya bagi Sleman. Ini, terkait bencana Merapi yang baru saja dialami warga, dan berimbas pada hilangnya mata pencaharian para korban Merapi. ’’Program penambahan padat karya akan disinkronkan dengan program rehabilitasi pasca erupsi Merapi. Seperti program desa produktif, pengembangan teknologi tepat guna, dan program padat karya itu sendiri. Kami upayakan semua program itu bisa sinergi dalam percepatan rehabilitasi,’’ ujarnya kepada wartawan di Balai Desa Argomulyo, kemarin (20/3).
Rupanya pascaerupsi Merapi, Sleman mendapat perhatian lebih dari Menakertrans. Dari 200 paket program padat karya setiap tahun, Sleman akan mendapatkan 10 paket. Tentu jumlah ini lebih besar dibanding daerah lain.
Cak Imin, sapaan akrabnya juga mengatakan, tambahan paket akan dimaksimalkan untuk Sleman pada 2011. Sebab di tahun 2010, paket padat karya yang diberikan kepada Sleman belum maksimal karena penyerahannya kala itu sudah mendekati akhir tahun.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Sleman Kriswanto mengatakan, sejauh ini, pihaknya sudah menerima bantuan program rehabilitasi erupsi Merapi dari Kemenakertrans. Yakni delapan program padat karya dan satu program teknologi tepat guna pedesaan. Satu paket program padat karya bernilai sekitar Rp 150 juta dan mempekerjakan 40 warga selama 20 hari.
’’Memang idealnya paket program padat karya bagi korban Merapi perlu ditambah. Minimal memang 10 paket jika ingin program tersebut merata bagi seluruh korban Merapi. Sebab paket yang dulu hanya bisa melibatkan separuh dari jumlah korban Merapi. Warga yang terdampak erupsi sendiri mencapai 13 ribu orang,’’ ungkap Kriswanto.
Muhaimin kemarin datang ke Sleman, tepatnya di Desa Argomulyo untuk menyerahkan bibit pohon untuk kawasan Merapi. Semula kedatangannya dijadwalkan di Desa Kalitengah Kidul, Desa Glagaharjo. Tapi rupanya jadwal kunjungannya diubah ke Balai Desa Argomulyo, karena desa ini Sabtu (19/3) malam mengalami musibah banjir lahar dingin Kali Gendol. Sebelum melakukan acara yang menjadi tujuannya, Muhaimin sempat menengok kawasan Dusun Jaranan yang kini telah terendam material lahar dingin. (sumber: radarjogja)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: