Puluhan TKW Majalengka Pulang Bawa Balita dan Hamil

Majalengka – Sebanyak 51 orang tenaga kerja wanita asal Kabupaten Majalengka, yang dipulangkan pemerintah Arab Saudi bersama ribuan TKW lainnya, delapan orang diantaranya dalam kondisi hamil dan tiga membawa anak balita.

Raut wajah anak-anak yang dibawa TKW itu layaknya orang Timur Tengah dengan hidung bangir, kulit putih dan rambut keriting. Sehingga wajah mereka tidak mirip dengan wajah warga lokal dengan kulit sawo matang.

“Saya memilih kabur dari rumah majikan di Saudi, karena tidak kuat dengan perlakuannya,” kata Melati, salah seorang TKW yang enggan namanya disebut dan tampak membawa balita, Kamis (5/5/2011).

Setelah berhasil kabur dari rumah majikanya, Melati dan bayi yang dilahirkannya, hidup terlunta-lunta dan terpaksa tidur di bawah kolong jembatan bersama ratusan TKI bermasalah lainnya.

“Selang 5 bulan terlunta-lunta, akhirnya saya dan ratusan TKI lainnya tertangkap polisi Arab Saudi dan sempat ditahan selama beberapa minggu, hingga akhirnya di pulangkan ke Majalengka ,” katanya.

Dia menuturkan, selama tinggal di bawah kolong jembatan itu, ratusan bahkan ribuan TKI yang sebagian besar wanita, menyambung hidup dengan berbagai cara untuk mendapatkan uang. Mulai dari bekerja serabutan di negara tersebut.

Namun, saat pemerintah otoritas setempat melakukan sweeping dan razia besar-besaran, ratusan TKI bermasalah itu tertangkap dan selanjutnya dideportasi ke negara asalnya.

“Saya tidak tahu bagaimana nasib saya sesampainya di kampung nanti. Saya membawa anak, sedangkan di kampung saya masih punya suami,” keluh Bunga TKW lainnya asal Kecamatan Cikijing, Majalengka.
Hal senada terucap pula dari puluhan TKW yang bernasib sama.

Mereka tidak tahu harus bagaimana sesampainya di kampung halaman masing-masing. Namun mereka hanya bisa pasrah dengan nasib yang telah menimpanya.

Imas, TKW lainnya mengaku apapun yang akan terjadi, dia hanya bisa pasrah.

“Saya akan membesarkan anak yang ada di dalam kandungan saya ini,” ucap TKW asal Kecamatan Kadipaten, Majalengka sambil menitikan air matanya. (Majalengka Online)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: