Mutasi Pemkab Majalengka, Pejabat tak Loyal Terancam Digusur

Majalengka.- Pejabat yang dinilai tidak loyal dan jauh dari lingkaran kekuasaaan, terancam digusur pada mutasi yang akan digelar Pemkab Majalengka dalam waktu dekat ini. Bahkan rotasi pejabat bukan hanya terjadi pada eselon III dan IV yang banyak memasuki masa pensiun. Melainkan akan menimpa sederetan pejabat eselon II. Sehingga, akibat isu yang berhembus kencang itu membuat para pejabat mulai kasak kusuk merapatkan barisan kepada para pemangku kebijakan.

Menurut informasi, di lingkungan Kantor Bupati Majalengka, pejabat yang terancam digeser di tingkatan kepala dinas, kepala kantor maupun kepala badan diisi. Isu yang mengemuka antara lain disebut-sebut nama H. Rieswan Graha (Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Pariwisata (Disbudpora), H. Idi Tjahidi (Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan), Aeron Randi (Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo), H. Wawan Gunawan (Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup), Dedi Rahmadi (Kepala PSDA-PE), H. Abdul Gani (Kepala P4K) dan sejumlah pejabat lainnya.

Para pejabat tersebut juga dikabarkan ada yang masih tetap bertahan di instansi yang basah, ada juga yang disimpan di tempat yang kering. Bahkan ada yang mendapatkan promosi jabatan yang menjadi incaran para kepala dinas.

“Menurut orang yang dekat dengan bupati, katanya pejabat yang tidak loyal bakal diganti. Tapi informasi itu beredar luas di telinga pejabat, hingga membuat sejumlah pejabat was-was dan cemas,” kata salah seorang sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Menanggapi bocoran tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka, H. Ade Rachmat Ali, mengaku belum mengetahui secara pasti nama-nama yang akan dimutasi, karena belum ada rapat dan keputusan itu ada di genggaman bupati.
“Sampai sejauh ini tidak ada yang tahu. Mengenai nama-nama tersebut itu tidak benar, itu hanya isu,” katanya yang juga Kepala Badan Pertimbangan dan Kepangkatan (Baperjakat) tersebut.

Terpisah, wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Nasir SAg, mengatakan, mutasi merupakan hak prerogratif bupati. Namun pihaknya meminta agar pelaksanaan mutasi jangan sampai melenceng dari makna dan tujuan mutasi sendiri.(C-22/Kabar Cirebon)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: