F-PKB MPR Niat Pecahkan Rekor MURI

Jakarta – Fraksi PKB di MPR sambut “Bulan Cinta Pancasila dan Patriotisme Pemuda” dengan  mengadakan sejumlah kegiatan sosialisasi empat pilar wawasan kebangsaan yakni, UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Kegiatan tersebut direncanakan akan dilakukan selama satu hari satu malam (24 jam nonstop).

Dipaparkan oleh Kertua Panitia kegiatan, Eman Hermawan, F-PKB MPR merasa adanya kriris multidimensi yang terjadi pada bangsa kita pada akhir – akhir ini, yang diakibatkan adanya saling sandera antara lembaga, adanya bentrokan antar kelompok masyarakat yang dipicu dari permasalahan SARA, adanya pilar – pilar kebangsaan indonesia yang semakin retak dan akan runtuh.   
“perlu dibuat terobosan baru untuk membumikan kembali empat pilar kebangsaan. Tidak bisa dilakukan dengan cara – cara yang biasa saja. Jadi harus dengan yang luar biasa lah, karena hal itu sudah lama terlupakan. F-PKB MPR akan mengagendakan sosilaisasi empat pilar dengan cara memecahkan rekor MURI, 24 jam nonstop,” kata Eman
Lebih lanjut Eman mengatakan, kegiatan yang akan dilakukan tersebut bertepatan dengan  hari pahlawan 10 November 2011 nanti. Acara tersebut dimulai pada pukul 09.00 pada hari itu dan akan di akhiri pada pukul 09.00 keesokan harinya. Acara tersebut hanya akan difasilitatori secara tunggal oleh ketua F-PKB MPR Lukman Edy.
Ketika dikonfirmasi Lukman Edy pun mengatakan, ide ini sebenarnya datang dari dirinya sendiri, awalnya saat ia pernah melakukan sosialisasi empat pilar tanpa henti selama lima jam lamanya. “disitulah lalu saya berfikir kalau selama 24 jam kira – kira saya mampu tidak ya ?, maksud saya ini, tidak ada tujuan lain selain F-PKB MPR memiliki keinginan agar Pancasila dapat terus mewarnai generasi muda sekarang, dan menjadi kewajiban bagi generasi sekarang untuk terus melanjutkannya,” jelas Lukman.
Menurutnya, Sudah menjadi suatu kewajiban dan menajadi keputusan F-PKB di MPR untuk tidak membuka ruang atau celah sedikitpun bagi siapapun yang ingin menggantikan Pancasila. Pancasila baginya, suatu keputusan final yang telah jelas tidak bertentangan dengan agama manapun yang dianut oleh umat maupun rakyat Indonesia.
Saat ditanya mengenai persiapan menjadi pemateri selama 24 jam, diakui oleh Lukman, dirinya tak memiliki persiapan secara khusus mengenai fisik. Hanya sejak saat ini ia tengah meyelesaikan bahan bacaan yang terkait dengan keputusan MPR dari mulai reformasi hingga saat ini.
“itu semua guna memperkaya materi yang nantinya akan saya bawakan yakni Empat Pilar Kebangsaan, kalau persiapan fisik sama sekali saya tidak melakukan persiapan secara khusus. Politisi sudah biasa begadang hingga subuh, melek setiap malam itu sudah pasti. Tapi saya jamin tidak akan KO,” jelasnya.
Lukman Edy yang pernah menjabat sebagai Menteri Percepatan Daerah Tertinggal sangat yakin dan optimis dirinya mampu melakukan apa yang sudah direncanakannya. Pada acara tersebut, Lukman juga mengundang lima kelompok sebagai audiens, seperti para pelajar, kalangan aktivis organisasi kemasyarakatan dan pemuda, para pekerja informal seperti tukang ojek dan pedagang kaki lima
Dalam acara ini saya akan membaginya dalam setiap sesi dan setiap sesi terdiri dari lima jam yang meliputi, pada sesi dini hari hingga Subuh, peserta yang akan hadir adalah para pekerja malam, sedangkan sesi Subuh hingga pukul 09.00 akan diisi peserta dari majelis taklim. “Mulai dari pendidik, santri, satpam, penjaga cafe, hingga perempuan penghibur. Kita ingin Pancasila menjadi menarik, tidak menjadi pertanyaan bagi generasi sekarang dan akan datang,” katanya.
Sementara itu ditempat yang sama, perwakilan MURI, Ngadri mengatakan Lukman Edy memiliki hak untuk istirahat selama lima menit untuk setiap jam dalam melakukan penyampaian sosialisasi. “Waktu istirahat itu juga bisa diakumulasi untuk setiap lima jam, yakni selama 25 menit sebelum dilanjutkan sesi berikutnya secara kontinyu hingga 24 jam,” ujarnya
Dalam pelaksanaan pemecahan rekor MURI sosialisasi empat pilar negara RI selama 24 jam kepada lima kelompok audiens, nantinya akan disediakan tim medis yang memantau kesehatan Lukman Edy.
Selain sosialisasi selama 24 jam, dalam acara yang sama pula akan digelar berbagai aktivitas seperti lomba penulisan artikel tentang empat pilar bagi para wartawan, roadshow ke kampus – kampus serta parade puisi oleh kalangan budayawan dan masyarakat yang dilakukan digedung parlemen. (dpp-pkb-or.id)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: