Jabar Gelar Pemilukada Gabungan 6 Daerah

Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar bisa menggabungkan penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) dan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) sebanyak 6 daerah.

Penggabungan enam daerah ini, setelah sebelumnya KPU berencana menyelenggarakan Pemilukada Gabungan dengan 4 daerah pada 2013, yakni,Kota Cirebon,Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Sementara dua daerah lagi yang bisa digabungkan adalah Kabupaten Purwakarta dan Kota Bekasi. Penggabungan Pemilukada 6 daerah ini merupakan hasil konsultasi Komisi A DPRD Jabar dengan KPU Pusat.Hal tersebut merupakan penjabaran dari Undang-Undang 12 tahun 2008 tentang Pemilu.

“Dalam undang undang pemilu disebutkan, pemilu gabungan bisa dilaksanakan di satu daerah berdekatan dengan daerah lainnya dalam waktu 90 hari. Namun, dalam UU tersebut dijelaskan pula bahwa pelaksanaan pemilu harus mengacu pada 12 asas, salah satunya asas efektif dan efisien. Hasil konsultasi kami dengan KPU pusat,KPU Jabar bisa menyelenggarakan Pigub Jabar dengan 6 pemilukada yang sebelumnya hanya 4,” jelas anggota Komisi A DPRD Jabar Deden Darmansyah, di Gedung DPRD, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, kemarin.

Menurut dia, pelaksanaan Pemilukada Kota Bekasi dilaksanakan lebih 3 hari dari tempo waktu 90 hari, sedangkan Purwakarta hanya satu hari. Keduanya, dianggap masih dalam tenggat waktu 100 hari. Berdasarkan saran KPU pusat dalam waktu 100 hari kalender tersebut masih bisa dilangsungkan pemilu gabungan. “Ini tentunya dilakukan dengan kesepakatan di antara peserta pemilu yakni,bupati/wali kota,gubernur,KPU Jabar,dan partai politik,”paparnya.

Ketua KPU Jabar Ferry Kurnia mengatakan,pihaknya masih mengacu pada UU 12/2008 bahwa pemilu gabungan bisa diselenggarakan jika pelaksanaan pemilu di sejumlah daerah dalam waktu 90 hari. “Undang-undangnya mengatakan demikian.Ya, kalau masih ditambah 6, maka undang- undangnya dulu yang harus dirubah. Selama ini, kami masih berpatokan pada UU yang menggabungkan Pemilukada 4 daerah,”jelas Ferry. Disinggung persiapan Pilgub Jabar,Ferry menjelaskan, pihaknya sudah mengundang KPU kabupaten/kota se-Jabar untuk melaksanakan rapat koordinasi.

Dalam pertemuan tersebut pihaknya meminya masukan. “Inti pertemuannya kami hanya meminta masukan ke KPU kabupaten/kota tentang data riil,seperti daftar pemilih tetap (DPT), jumlah TPS, standar harga barang dan jasa, dan standar honoratium,”paparnya. tantan sulthon/sindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: