PKB, Gong Kesetiaan, dan Optimisme Cak Imin di 2014

Sukoharjo, – Meski hari H Pemilu 2014 masih jauh, bahkan perangkat pelaksanaannya masih jadi pembahasan ketat antar fraksi di DPR, bukan berarti PKB ‘thengak-thenguk’ (santai-santai) menunggu begitu saja. Konsolidasi PKB secara terus-menerus dilakukan di berbagai daerah.

Berbagai langkah terus ditempuh. Pelantikan pengurus, penempaan kader, dan penguatan basis adalah salah satu langkah konsolidatif yang dilakukan oleh PKB. Termasuk di Sukoharjo untuk penguatan basis di Solo Raya ini. Dan, “Gong Kesetiaan” pun diluncurkan.
Gong Bikin Cak Imin Terharu 
Kader dan pengurus PKB se-Solo Raya mempersembahkan sebuah cinderamata berupa Gong (alat musik tradisional) kepada Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) A Muhaimin Iskandar.
Gong diserahkan ke Cak Imin, panggilan akrabnya, sebagai simbol kesetiaan kader dan pengurus PKB se-Solo Raya kepada partai yang didirikan Nahdlatul Ulama (NU) ini.
“Tadi saya dihadiahi gong. Saya sungguh terharu. Semoga timbul kesolidan dan kekompakan kita menyongsong Pemilu tahun 2014,” kata Cak Imin dalam orasi politik pada acara “Silahturrahim Keluarga Besar PKB se-Solo Raya dan Pelantikan Pengurus Anak Cabang PKB se-Sukoharjo” di Gedung Istana Hapsari, Sabtu (08/10/2011).
Tidak Ada Lagi Teror Bom di Solo 
Cak Imin mengaku merasa bangga dan bersyukur bisa menyaksikan pelantikan 12 PAC se-Sukoharjo. Hal serupa juga dirasakan saat menyaksikan apel kesetiaan kader-kader Garda Bangsa PKB.
“Insya Allah dengan langkah-langkah ini konsolidasi kita semakin kuat dan kompak. Insya Allah dengan komitmen Garda Bangsa tidak akan pernah ada lagi teror bom di Solo dan seluruh Tanah Air kita,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI ini.
Dalam orasinya Cak Imin sempat menyinggung sulitnya medan politik di kawasan Solo Raya saat Pemilu 2009. Sebab dalam sejarah politik wilayah Sukoharjo atau sekitar Solo Raya merupakan daerah-daerah kering bagi PKB. Cak Imin merasa bangga dengan keberhasilan kader PKB di wilayah ini.
“Pemilu 2009 paling sulit. Tetapi Solo Raya dan sekitarnya, khususnya Sukoharjo, malah naik (suara PKB, red.). Karena itu saya merasa berbahagia, bersyukur dan berterima kasih. Teruskan, pertahankan, dan kuatkan,” pesan Cak Imin disambut tepuk tangan seluruh kader yang hadir.
Suara PKB naik 1.000%
Cak Imin yakin dan optimis, Pemilu 2014 nanti suara PKB akan mengalami peningkatan 1.000% untuk Solo Raya. Ia memohon pesan ini disampaikan kepada masyarakat sebagai upaya membangun wilayah se-Solo Raya makin tenang, tentram, dan bersahaja. Sikap optimis itu juga diperuntukkan bagi peningkatan suara PKB secara nasional.
“Insya allah jika PKB menang di tingkat nasional, kita buktikan Indonesia yang mayoritas umat Islam Ahlussunnah Wal Jamaah, umat Islam Nahdlatul Ulama, kita buktikan Indonesia akan jauh lebih adil, makmur, damai, sejahtera, dan beradab. Amin,” kata Cak Imin berapi-api membakar gairah kader PKB.
Demokrasi Gus Dur
Dalam orasinya, Cak Imin menyinggung peran perjuangan Kiai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus dalam membangun bangsa Indonesia melalui gagasan dan pemikiran demokrasi yang diwujudkan di PKB.
Dikatakan, bersama seluruh kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) di bawah kepemimpinan al mukarrom KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) membidani, mendorong, dan memprakarsai era demokrasi. Ketika gagasan pemikiran demokrasi diusung oleh berbagai kalangan ternyata malah tidak laku dan tidak merata.
“Tetapi begitu NU dan Gus Dur mengusung ide ide demokrasi, maka demokrasi menjadi kian merata, bahkan menjadi komitmen dan agenda nasional,” katanya.
Hadiah Mobil untuk PKB Sragen
Dalam acara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah Abdul Kadir Karding menghadiahi 1 (satu) unit mobil untuk DPC PKB Sragen. Sedangkan DPP PKB berkomitmen siap menghadiahi beasiswa untuk 1.000 siswa berprestasi se-Solo Raya.
“Beasiswa ini sebagai ungkapan DPP PKB atas kesungguhan seluruh kader PKB se-Solo Raya. Saya lihat optimis dengan semangat dan kekompakan sebagaimana tadi dibuktikan,” kata Cak Imin.
Konsolidasi se-Solo Raya dihadiri 2.500-an pengurus dan kader PKB, 12 MWC NU se-Sukoharjo, tokoh-tokoh lintas agama, serta pengurus DPC PKB dan pengurus PCNU se-Solo Raya, meliputi: Klaten, Sukoharjo, Kota Solo, Boyolali, Wonogiri, Sragen, dan Karanganyar. Selain Karding, tampak hadir Sekretaris DPW Jawa Tengah Fuad Hidayat, Wakil Ketua Sukirman, dan Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Tengah Muh Zen Adv.
Sidak Sekjend Imam Nahrawi
Silahturahim kader dan pengurus PKB se-Solo Raya ini diisi, antara lain, pelantikan 12 PAC se-Sukoharjo dan apel kesetiaan Garda Bangsa. Acara yang dikoordinatori Muhammad Thoha (Anggota Fraksi PKB DPR RI) ini dimeriahkan pentas seni Group Dangdut Garda Bangsa dengan artis-artis lokal.
Lantaran dipastikan Ketua Umum DPP PKB akan hadir di Sukoharjo, malam hari sebelum acara digelar, Sekretaris Jenderal DPP PKB Imam Nahrawi melakukan sidak datang ke lokasi untuk memastikan kesiapan teknis acara dan memberikan pengarahan-pengarahan kepada panitia.
“Tadi malam Sekjend menyempatkan ke sini cek sound system untuk pastikan tidak kemresek suaranya,” kata Muhamad Thoha. (dony ridha, maman/ http://www.fraksi.pkb.or.id)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: