Pengangkatan Honorer, BKD Tunggu Pengesahan RPP

Majalengka-Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer dinyatakan sudah beres oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) RI. Namun, RPP tersebut belum ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehingga pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia belum bisa dilakukan.
Termasuk di Kabupaten Majalengka yang masih menunggu disahkannya RPP menjadi PP oleh Presiden SBY.
Dengan jumlah tenaga honorer yang akan diangkat sebanyak 52 orang untuk kategori I, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Majalengka mengaku belum bisa melakukan tindak lanjut. Salah satunya adalah pemberkasan dan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Kepala BKD Kabupaten Majalengka H. Siswantoro Stoven mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima petunjuk langsung dari Kementerian Aparatur Negara (Kemenpan) RI untuk mengangkat tenaga honorer kategori I.
Namun, Siswantoro sedikit resah dengan proses pemberkasan. Sebab, pemerintah pusat menargetkan pengangkatan tenaga honorer kategori I yang ada pada RPP tentang pengangkatan tenaga honorer harus selesai awal tahun 2012.
“Sudah kami cek ke Kemenpan RI, namun belum ada keputusan dari Presiden. Nah, kalau keputusan penetapan RPP tersebut sudah ada, baru bisa ditindaklanjuti. Sebelum ada penetapan, kami tidak bisa bertindak,” ujarnya, kemarin (14/10).
Siswantoro juga mendesak segera disahkannya RPP tentang pengangkatan tenaga honorer. Kalau tidak, mustahil target awal tahun 2012 tenaga honorer kategori I bisa diangkat menjadi PNS.
Bukan hanya di Kabupaten Majalengka. Tapi juga hal ini terjadi di seluruh Indonesia. “Sekarang sudah bulan Oktober 2011. Pemberkasan itu longgarnya dalam tempo dua bulan. Kecuali ada kebijakan lain dari pemerintah,” tegasnya.
Pria yang hobi olah raga pagi ini menegaskan, ada 52 tenaga honorer kategori I yang siap diangkat menjadi PNS jika RPP tentang pengangkatan tenaga honorer disahkan oleh Presiden. “Karena ini serentak, maka Kabupaten Majalengka belum ada keputusan pengangkatan terkait RPP tersebut,” lanjutnya.
Lebih jauh Siswantoro menerangkan, pihaknya tetap menunggu finalisasi RPP dari pemerintah pusat. Kalau memang belum ada, maka diharapkan kepada 52 tenaga honorer kategori I di Kabupaten Majalengka untuk bersabar.
“Semoga aj ada kepastian secepatnya dari pemerintah pusat. Untuk memantau kapan segera terbit RPP tersebut, kami tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Kemenpan RI,” ungkap Siswantoro. (mid).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: