Pemilih Loyal Hanya 18,01 Persen

Jakarta–Direktur Pengembangan Reform Institute, Abdul Hamid, mengemukakan hasil survei lembaganya yang dilakukan pada 12-21 September 2011 mendapatkan 18,01 persen responden menyatakan pada pemilu 2014 mendatang akan memilih partai yang mereka pilih pada pemilu 2009 yang lalu. Ini artinya sebanyak 81,99 persen responden pemilih belum menentukan pilihannya atau akan menentukan pilihannya ke partai lain pada pemilu 2014.
Abdul Hamid menyebutkan, partai yang paling tinggi pemilih loyalisnya adalah PKS dan PKB masing-masing sebesar 36,91 persen dan 27,91 persen. Kemudian di susul Partai Golkar sebesar 24,93 persen, PAN 24,59 persen dan PDIP 24,49 persen. 
“Sementara Partai Demokrat dan PPP adalah partai yang paling rendah pemilih loyalisnya dengan perolehan suara responden masing-masing sebesar 12,21 persen dan 15,28 persen”, terang Abdul Hamid dalam konferensi pers di Kantor Reform Institue Jakarta, Selasa (25/10/11). 
Menurut Abdul Hamid, jika dibandingkan dengan hasil survey Reform Institute pada tahun 2007 lalu, maka jumlah pemilih yang loyal mengalami penurunan. Pada survey tahun 2007 pemilih loyal berada pada angka 35,88 persen.
“Melihat hasil survey ini semua partai harus kerja keras. Karena pemilih loyal mereka semakin hari  semakin berkurang. Masyarakat sekarang sudah banyak yang berpandangan pragmatis, butuh hal-hal yang konkrit”, ujarnya. (cybernews)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: