Hello world!

February 7, 2012

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Advertisements

PKB Tuding Pemerintah Abaikan Perangkat Desa

February 2, 2012

Jakarta – Ketua Fraksi PKB di DPR, Marwan Jafar, menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong agar perangkat desa dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sayangnya, upaya itu belum mendapatkan respon dari pemerintah.

“Untuk perangkat desa sampai hari ini pemerintah belum mau mengakomodasi,” kata Marwan dalam saat acara launching buku “Laporan Kinerja Tahun Fraksi PKB DPR 2011” di Jakarta, Selasa (31/1).

Marwan mengatakan, sejak dua pekan terakhir ini dirinya mendapatkan banyak SMS dari perangkat desa yang menuntut untuk dijadikan PNS. Menurutnya, kini muncul kecemburuan dari perangkat desa hanya Sekretaris Desa (Sekdes) saja yang kini sudah dijadikan PNS.

“PKB mendorong mereka jadi PNS. Sekdes sudah menjadi PNS. Muncul kecemburuan  sekdes sudah jadi PNS, perangkat desa juga minta jadi PNS,” ungkap Anggota Komisi III itu.

SMS lainnya juga berdatangan dari para kepala desa, yang menuntut agar desa dibiayai oleh APBN. “Mereka menuntut supaya desa dibiayai APBN. APBN 10 persen terintegasi di desa sudah diusulkan,” katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, kalau menuntut 10 persen APBN untuk desa itu berat sekali. Dia mencontohkan, APBN saja sudah 20 persen harus dialokasikan untuk pendidikan.

“Kalau diambil lagi 10 persen dari Rp1.300 triliun, itu sudah habis. Hampir Rp400 triliun sudah diambil pendidikan. Kita integrasikan antara APBN dan APBD  provinsi kabupaten kota. Itu ide dasar mengenai kita memerjuangkan desa itu,” katanya.(boy/jpnn)


PKB Siap Turun Jalan Bela Nasib Honorer

February 2, 2012

Jakarta— Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Ja’far, menyatakan pihaknya siap turun ke jalan bersama guru-guru honorer yang belum diangkat menjadi PNS. Dia menyatakan pihaknya sudah kesal dengan Pemerintah yang lamban menangani masalah guru honorer ini.

“Kita siap turun,” jelasnya, di DPR, Selasa (31/1). Dia mengatakan masih banyak guru honorer yang nasibnya terkatung-katung. Selama ini guru honorer dibiarkan saja statusnya dan tidak dinaikkan menjadi PNS. Padahal, jelasnya mereka sudah berbakti selama bertahun-tahun.

PKB sempat turun ke jalan berdemonstrasi bersama ribuan massa terkait sekretaris desa yang nasibnya tidak jelas. PKB ketika itu mendesak Kemendagri agar sekdes di seluruh indonesia berstatus PNS. Setelah didemo berkali-kali, akhirnya sekdes diangkat menjadi PNS.

Marwan menyatakan hal yang sama juga akan dilakukan. Kali ini untuk memperjuangkan nasib guru honorer. (republika)


PKB Majalengka Serahkan Kado Mobil Kepada PCNU

February 1, 2012

Majalengka—PeringatanHari Ulang Tahun (Harlah) ke-86 Nahdlatul Ulama benar-benar menjadi berkah bagijajaran PCNU Kabupaten Majalengka. Pasalnya, dalam momen Harlah tahun inimereka mendapatkan kado istimewa dari DPC PKB Kabupaten Majalengka, yaituberupa mobil operasional. Bertempat di secretariat PCNU Majalengka, Jalan rayaMajalengka-Cirebon KM 16 Sukahaji, kado mobil jenis kijang kapsul LGX tahunpembuatan 2004 ini diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Syura DPC PKBMajalengka KH. Badrussalam kepada Rois Syuriyah PCNU Majalengka KH. AbanBanani, Selasa (31/1/12).

Hadir pada kesempatanitu Ketua DPC PKB Majalengka ,Nasir Sag, sekretaris Drs. Abdul Muin, KetuaFraksi PKB Drs. Muhammad Jubaedi beserta seluruh anggota fraksinya, wakil KetuaUjang Arjohan, Imam Royani AZ., Wakil Sekretaris Asep Nurjaman Sag, Ahmad CeceAshfiyadi SHI, Aan Subarhan SPdI  dansejumlah pengurus lainnya. Sementara dari jajaran PCNU Majalengka Nampak hadirKetua plt Drs. Iwan Bulyawan MMPd, sekretaris Drs. Dedi Mulyadi MM, Katib KH.Yusuf Karim, Wakil Rois KH. Sirojuddin Abbas, KH. Endin Sholehuddin, WakilKatib KH. Hasan Ajhuri, Wakil Ketua Drs. Ade Junaidi SPd, Drs. H.CeceSaifuddin, sekretaris GP Ansor Majalengka Drs. Muhammad Ridwan, dan pengurusMWC NU se-kabupaten Majalengka.

Dalam sambutannyausai istighotsah dan tahlil akbar, Ketua DPC PKB Majalengka Nasir Sag,mengatakan pemberian kado mobil operasional ini merupakan bentuk khidmat PKBMajalengka kepada NU. “Pemberian mobil ini bukan berarti kami sudah kelebihanuang, melainkan semata-mata karena didorong oleh keinginan kami untuk selalumenjadi anak yang sholeh dan berkhidmat kepada NU”, katanya, “Kami relamenempati  secretariat kontrakan asal NUpunya kantor tetap, kamipun rela tidak punya mobil operasional asal NU punya”,lanjutnya.

Lebih lanjut politisiyang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Majalengka ini menyampaikan harapan agarwarga NU mampu berpikir cerdas dalam menentukan pilihan politiknya pada Pemilu2014 yang akan datang. Menurutnya, jika PT disepakati 4 persen maka Pemilu 2014 menjadi pertaruhan bagi NU danwarganya dalam mempertahankan eksistensi wadah politiknya. Apakah dari sekianpartai politik yang menaungi aspirasi politik warga NU dapat bertahan atautidak. Karenanya, Nasir mengharapkan agar suara warga NU tidak menyebar kepadabeberapa partai. Cukup satu partai yang harus dipertahankan sebagai wadahaspirasi politik. “Jika suara warga NU menyebar ke berbagai partai dan tidaksolid ke PKB maka dikhawatirkan pasca pemilu 2014 nanti tidak ada lagi partaipolitik yang menjadi wadah aspirasi politik warga NU”, tandasnya.

Sementara itu pltKetua PCNU Majalengka, Drs. Iwan Bulyawan M.MPd, dalam sambutannya menyampaikanrasa syukur dan terimakasihnya atas kado mobil yang diberikan DPC PKBMajalengka. Pihaknya berjanji akan terus mendo’akan dan membantu PKBMajalengka. “sebagai orang tua, kami akan selalu dekat, ngasuh danmembantu anaknya yang sholeh”, ungkapnya. (aan)